Alasan mengapa harus ke Jepang!

Simak video traveling Jepang berikut!

100 tips ke Jepang, jangan ketinggalan!

Category: Tips

GAME CENTER DI JEPANG MENYAJIKAN PERMAINAN PACHINKO YANG MIRIP DENGAN JUDI ONLINE

Jepang sudah mendunia bukan karena budayanya saja yang beragam, namun karena dipadu dengan teknologi canggih dan unik. Salah satu yang bisa kamu temukan saat berjalan kota metropolis di sana ialah game center. Mesin-mesin permainan yang bervariasi, dengan hanya memasukkan token, dan kamu bisa bebas memainkannya sampai kapanpun. Apalagi jika sudah mencoba mesin Pachinko, tidak hanya kesenangan yang kamu dapat, kamu juga bisa membawa pulang token-token yang sudah kamu menangkan sebagai kenangan. Walaupun kegiatan ini bukan yang utama di Jepang, kamu bisa mencobanya jika saat kamu sudah kehabisan ide untuk traveling di Jepang, yuk simak!

Sejarah Budaya Arcade Jepang

Setelah Perang Dunia II, Jepang mengalami periode industrialisasi besar-besaran dan cepat di sektor manufaktur. Kota-kota yang sudah padat penduduknya kian padat, sementara teknologi berkembang  di seluruh pasar konsumen. Perusahaan arcade lahir dalam empat faktor utama: Sebuah pasar untuk kegiatan rekreasi perkotaan, ketersediaan untuk menghabiskan isi dompet, industri manufaktur yang sangat maju sehingga menjadi inovasi yang berlebihan, dan apresiasi budaya untuk hal-hal baru.

Dari sekitar awal 1960-an hingga sekarang, pusat-pusat metropolitan Jepang selalu menyelenggarakan beberapa bentuk hiburan elektronik atau video game, hampir sama sekali tidak terpengaruh oleh penolakan budaya arcade di dunia Barat. Arcade menyesuaikan kehidupan kota sebagai seperti perantara: tempat umum yang ramai untuk menyendiri, tempat untuk bertemu teman-teman sebelum menuju ke tempat lain, tempat untuk membunuh 15 menit waktu-mu sebelum kereta kamu tiba. Sebuah tanda betapa kuatnya budaya arcade di Jepang adalah dari bagaimana mereka berevolusi untuk menyamai sifat pemainnya, dengan beberapa sedikit variasi.

Apa Yang Diharapkan Dari Arcade Modern

 

Kamu dapat melihat game center bertingkat-tingkat di hampir setiap ruang kota besar atau distrik perbelanjaan dalam perjalanan-mu. Hal ini biasanya akan menjadi bagian dari waralaba perusahaan besar seperti Taito Station, Club Sega, Adores atau Round One tetapi jangan khawatir tentang merek-merek tersebut karena masing-masing akan membawa permainan dari berbagai developer seperti Capcom, Bandai Namco, Koei-Tecmo dan Konami.

Tata letak lantai bangunan game center umumnya akan terlihat seperti ini, dengan sedikit variasi tergantung pada ukuran bangunan:

  • Lantai pertama: Game berhadiah, crane game, dan UFO catchers untuk hadiah boneka, permen, dll.
  • Lantai Kedua: Game medali, mesin seperti kasino yang dimainkan untuk mendapatkan token termasuk simulator balap kuda
  • Lantai ketiga: Video game, game pertempuran dan sesekali game puzzle dan kartu
  • Lantai empat: Game simulator besar, balap, pod pertempuran robot, permainan musik dan ritme

Simulator Perjudian ke Arah Judi Online

Permainan medali Jepang terbentuk karena alasan sederhana: perjudian sebagian besar ilegal di Jepang, dan aktivitas terkait perjudian sangat diatur oleh hukum. Toko Pachinko telah beroperasi selama beberapa dekade di daerah abu-abu yang terikat ketat tetapi masih mendominasi pasar sebagai perbelanjaan hiburan/ rekreasi se-nasional. Sementara pasar masih segar,namun kadang juga menjadi jenuh. Menanggapi kondisi ini, game medali beroperasi sebagai semacam simulator perjudian – menggunakan token yang tidak dapat ditukar untuk bermain dan meningkatkan aspek gameplay.

Sama seperti kasino, kamu akan menemukan kerumunan yang lebih tua menghabiskan waktu berjam-jam di bagian permainan medali, menghabiskan waktu mereka dan berbagi semacam pengalaman sosial yang sendirian. Khususnya laki-laki paruh baya akan terlihat sangat menikmati permainan yang tidak terlalu ‘gamey’ seperti simulator pacuan kuda dengan hanya menunjuk ke layar, kuda CGI palsu akan berlari menelusuri jalan. Wanita tua dan pasangan muda lebih tertarik pada game pendorong (seperti kaskade koin, atau “coin pusher”).

Gagasan simulator perjudian mungkin tampak konyol – mengapa bertaruh tanpa pembayaran? Respon khas Jepang menjawab dengan tenangnya: mengapa tidak bersenang-senang tanpa kerugian finansial besar yang pasti kamu alami, dengan kemungkinan lebih baik daripada kasino sungguhan di mana tidak ada yang benar-benar menang? Teknologi dalam permainan medali seperti sulap yang memerlukan panca inderawi, di mana kamu akan melihat ajaibnya jackpot dengan lampu berseri-seri, musik yang menggelegar. Hal-hal fisik seperti ini yang mungkin akan kamu rindukan ketika bermain semua permainan taruhan online karena suasananya tidak bisa kamu dapatkan 100%.

Museum Hidup: Arcade di Tokyo dan Osaka

Dengan latar belakang sosial dan teknologi yang kaya, tak heran jika budaya arcade Jepang akan berusaha melestarikan sebagian dari sejarahnya sendiri. Daripada menutupi sejarah ini di pameran museum atau arsip digital, arcade retro di Tokyo dan Osaka menciptakan kembali pengalaman nostalgia yang sepenuhnya terbentuk – dengan game center yang bertema retro memungkinkan pengunjung menikmati permainan seperti seharusnya.

Pengalaman arcade retro yang lengkap dapat ditemukan di pulau buatan Odaiba yang terletak di Teluk Tokyo, sebuah daratan luas yang dibuat khusus untuk berlibur dan berbelanja dengan mal besar dan taman hiburan. Odaiba juga merupakan rumah kehidupan nyata dari Kota Pallet, salah satu kota di game Pokemon.

 

Ada juga Decks Tokyo yang merupakan pusat perbelanjaan yang memiliki ‘Daiba Itchome Shoutengai ’, sebuah jalan perbelanjaan yang seluruhnya bertema periode Showa-Jepang (1960-an-1980-an) yang dipenuhi nostalgia. Di bagian pusat perbelanjaan ini, ‘Keajaiban Ekonomi’ pascaperang Jepang merupakan daya tarik tersendiri.

Di pintu masuk Shoutengai kamu akan menemukan Playland, arcade retro yang penuh dengan mesin-mesin vintage. kamu tidak hanya akan menemukan kabin video game retro tetapi juga game arcade pra-digital yang sepenuhnya bergantung pada komponen gerak mekanis, seperti game mengemudi di mana mobil dinavigasi melalui pergerakan rintangan. Permainan di sini semua dibuat untuk anak-anak: tetapi saat Saya mengunjunginya terlihat lebih populer di kalangan orang tua dan ‘hipsters’ muda bernostalgia di sana. Arcade itu sendiri juga dihiasi dengan records, sampul majalah, buku komik, poster idola pop 80-an dan iklan vintage.

HAL YANG LUAR BIASA DILAKUKAN DI TOKYO JEPANG, JANGAN KAMU LEWATKAN!

Tokyo, ibu kota Jepang, adalah kiblat wisata dan di peringkat sebagai kota ke-6 yang paling banyak dikunjungi di dunia pada tahun 2017. Menawarkan berbagai hal menakjubkan untuk dilihat, dilakukan, dan dialami di pusat dan daerah sekitarnya, mungkin Kamu akan sulit untuk mengetahui Mulai dari mana. Tapi jangan pernah takut. Kami punya tips perjalanan, petunjuk dan rekomendasi dari penduduk lokal untuk membantu Kamu memanfaatkan kota yang menarik ini. Berikut 3 hal terbaik yang dapat dilakukan di Tokyo Jepang bersama ide-ide perjalanan harian yang luar biasa, dan info perjalanan berguna untuk membantu Kamu berkeliling dari saat Kamu mendarat di bandara.

Saya telah memilih beberapa hal yang dapat dilakukan di Tokyo Jepang. Beberapa merupakan terbaik daripada yang lain, tetapi Saya benar-benar dapat merekomendasikan Kamu semuanya. Namun Saya ingin memberi peringatan jika Kamu tidak suka kerumunan padat, cobalah lakukan  kegiatan yang lebih sibuk di pagi hari dan tidak pernah pada akhir pekan.

 

Mengambil Gambar Dari Crossing Scramble di Shibuya

Salah satu pemandangan terbaik adalah Shibuya Crossing (juga dikenal sebagai Shibuya Pedestrian Scramble Crossing) Tempat ini menjadi sangat sibuk di akhir pekan dan di malam hari, tetapi jika Kamu adalah orang yang melintasi jalan, Kamu tidak dapat memahami betapa banyaknya orang yang menyeberang ke segala arah ketika lampu lalu lintas berwarna hijau (dan juga setelah mereka berubah jadi merah).

Tempat terbaik untuk benar-benar menikmati tontonan ini adalah dari lantai dua Starbucks di atas Tsutaya. Di sini Kamu dapat melihat Scramble Crossing melalui jendela sambil menyeruput minuman kopi favorit Kamu.

Jalan-jalan di Taman Yoyogi

Taman Yoyogi Tokyo Jepang salah satu taman terbesar di Tokyo, taman Yoyogi sangat padat dengan orang-orang menikmati waktu luang mereka, terutama pada akhir pekan. Di sini Kamu akan melihat orang-orang membawa jalan-jalan hewan peliharaan mereka seperti anjing, kucing, bahkan hingga musang dan burung! Selain itu kamu dapat menonton orang-orang melakukan kegiatan kelompok seperti olahraga atau teater dan latihan menari.

Jika tidak terlalu dingin bawa cardigan dan duduklah. Ini adalah cara yang bagus untuk menghabiskan satu atau dua jam di antara aktivitas tamasya yang lebih sibuk. Kamu juga dapat membawa beberapa makanan ringan dan minuman dari minimarket untuk piknik kecil. Harap ingat untuk membawa semua sampah saat Kamu pergi dari sini

Berdoa di Meiji Jingu

Walaupun jika Kamu bukan orang yang religius tidak ada salahnya untuk membuat permintaan kepada satu dari banyak roh yang disembah dalam agama Jepang, Shinto. Meiji Jingu (Kuil Meiji) adalah kuil Shinto terbesar di Tokyo dan dikunjungi oleh banyak orang setiap hari. Untuk ke sana, berjalanlah dari gerbang raksasa mengarah kuil itu sendiri melalui hutan yang juga bersebelahan dengan taman Yoyogi. Ketika Kamu tiba di kuil pastikan untuk mencuci tangan Kamu. Sebelumnya, Kamu perlu memberi kontribusi uang kecil. Disebutkan bahwa yang terbaik adalah dengan melemparkan koin JPY 5 atau JPY 50.

Jadi itulah travel guides buat kamu, semoga artikel ini bisa memberikan ide-ide perjalanan yang cukup untuk menginspirasi perjalanan Kamu selama di Tokyo, dan memberikan-mu daftar Hal-hal yang Harus Dilakukan di Tokyo Jepang untuk memastikan Kamu mendapatkan hasil maksimal dari kunjungan-mu kesana.

BERIKUT RINCIAN BIAYA-BIAYA TRAVELING KE JEPANG, AYO DICATAT!

Bagi Kamu yang ingin ke Jepang (ataupun yang sudah menetap disana), Kamu pasti sudah tahu kalau makanan di sana mahal-mahal. Selain makanan, untuk tinggal juga harus merokoh kocek yang dalam. Biaya hidup di Jepang memang bisa membuat-mu menggelengkan kepala. Untuk itu, berikut rincian biaya hidup di Jepang yang bisa Kamu ikuti agar lebih hemat.

Akomodasi

Sebagian besar hostel akan mengenakan Kamu biaya antara JPY 2.500-4.000 (IDR 300.000 – 500.000) per malam untuk kamar asrama. Hotel kapsul harganya antara JPY 3.000-5.500 (IDR 400.000 – 700.000) untuk kamar kecil mungil. Jika Kamu mencari untuk privasi, perkiraan Kamu akan membayar sekitar JPY 8.500 (IDR 1.000.000) untuk kamar double di hotel murah. Harga akomodasi di kota-kota besar secara signifikan lebih tinggi daripada jika Kamu bepergian jauh (Okinawa, misalnya, setengah dari harga Tokyo).

Apartemen / rumah pribadi biasanya berharga JPY 8.800 (IDR 1.000.000).

Jika Kamu mencari pengalaman yang lebih unik, pertimbangkan menginap di ryokan. Walaupun harganya akan lebih mahal daripada hotel standar, Ryokan akan menjadi pengalaman yang unik dan berkesan karena Kamu akan tidur di tikar tatami, menyantap sarapan tradisional, dan masih banyak lagi!

Makanan

Ada banyak tempat murah untuk makan di Jepang dari toko mie ramen hingga miso dan mie soba. Opsi makanan seperti ini berkisar JPY 250-1.250 (IDR 30.000 – 150.000). Membeli bahan makanan akan dikenakan biaya JPY 3,700-5,000 (IDR 400.000 – 600.000) per minggu. Sebagian besar makanan restoran berharga sekitar JPY 2.000 (IDR 250.000). Restoran kelas menengah berharga sekitar JPY 4.350 (IDR 550.000). Biaya kereta Sushi antara JPY 125-620 (IDR 15.000 – 80.000) per buah. Makanan cepat saji sekitar JPY 800 (IDR 100.000).

Kamu juga dapat menemukan banyak makanan murah dan barang-barang pra-paket di 7-Eleven (yang benar-benar dimakan penduduk setempat!). Mie, bakso, tahu, dan sushi yang sudah dikemas semuanya tersedia hanya beberapa ratus yen. Jika anggaran Kamu terbatas, 7-Eleven akan menjadi “restoran” Kamu.

Transportasi

Transportasi di Jepang sangat mahal. Kereta adalah transportasi yang paling nyaman, tetapi juga yang paling mahal untuk digunakan. Tiket kereta api dari Osaka ke Tokyo dapat berharga sekitar JPY 20.000 (IDR 2.500.000)! Sebagian besar tiket metro dalam kota berharga JPY 125-250 (IDR 15.000 – 30.000) untuk satu perjalanan. Di sebagian kota besar, Kamu dapat membeli tiket harian, yang memberi-mu perjalanan tanpa batas selama 24 jam dengan biaya sekitar JPY 600-800 (IDR 70.000 – 100.000) dengan kereta dan bus pilihan. Tiket bus antar kota harganya sekitar JPY 2.500 (IDR 300.000).

Pertimbangkan untuk membeli Japan Rail Pass jika Kamu akan sering mengendarai banyak kereta. JR Pass tersedia dalam tiket selama 1, 2, atau 3 minggu dan memberi Kamu perjalanan gratis khusus jalur JR. Jika Kamu berencana melakukan perjalanan secepat peluru, ini adalah cara terbaik untuk menghemat uang. Kamu sekarang dapat membeli Japan Rail Pass di Jepang. Namun, Kamu bisa mendapatkan potongan 20% lebih murah untuk membelinya secara online sebelum Kamu tiba.

Jika Kamu ingin berpetualang, Kamu juga dapat menumpang dengan penduduk lokal. Seperti tidak ada halangan bagi mereka, banyak orang lokal yang lebih senang menjemput orang asing. Karena hal tersebut adalah kesempatan bagi mereka untuk berlatih bahasa Inggris dan mengenal budaya baru, jadi jangan pernah takut untuk mengacungkan jempol!

Kegiatan

Sebagian besar kuil dan museum gratis untuk masuk, meskipun beberapa tempat wisata populer berharga sekitar JPY 1.250 (IDR 150.000). Kuil-kuil di Kyoto dapat berharga hingga JPY 620 (IDR 80.000). Banyak taman kota yang gratis, jadi manfaatkan saat Kamu bisa ingin menghabiskan sehari di sana. Kamu dapat membeli tiket kuil yang berlaku selama satu hari.

INI DIA HAL YANG WAJIB KAMU LAKUKAN DI KANSAI, JEPANG

 

Di mana Kansai Jepang? Merupakan jantungnya budaya Jepang, di sinilah meliputi beberapa kota mulai dari Osaka, Sakai, Kobe, Nara dan Kyoto, tidak ada wilayah lain yang menawarkan signifikansi budaya dan sejarah sebanyak di sini.

Kansai telah menjadi pusat budaya Jepang selama berabad-abad, dengan melahirkan gaya teater tradisional Jepang, Buddhisme Jepang, upacara minum teh, dan telah menjadi tuan rumah bagi banyak ibukota Jepang sepanjang waktu. Ini adalah tambalan kehidupan kota yang intens dicampur dengan situs tradisional; arsitektur modern yang menarik terletak di sebelah beragam warisan kastil dan kuil yang indah dari zaman kuno.

Kansai juga menjadi pusat pengalaman Jepang dalam hal kuliner, keagamaan, dan tradisi kuno, serta merupakan wilayah yang sempurna untuk mencicipi keragaman Jepang. Tidak ada wilayah lain di Jepang yang menawarkan variasi sebanyak Kansai.

Pengalaman Menggunakan Kimono

 

Setelah Kamu mendarat di bandara Kansai, usahakan untuk menyiapkan setelan-mu sebelum jalan-jalan. Dan yang paling menarik untuk terlihat ketjeh ialah dengan mengenakan Kimono yang ikonik!

Pergilah ke Menkasoh, Jo-Terrace di Osaka untuk menyewa Kimono dalam sehari. Dengan variasi warna dan desain yang spektakuler untuk lelaki dan wanita, dan Kamu bisa menyewa paket setelan menyeluruh termasuk sabuk obi dan sandal Jepang, pengaturan rambut, dan sekaligus wisata Kansai.

Meskipun Kimono bukan lagi pakaian yang digunakan sehari-hari oleh orang Jepang, mereka masih bangga menggunakannya untuk hadir di acara-acara khusus. Orang Jepang senang dengan orang asing yang tertarik pada kebiasaan mereka, dan mereka akan merasa terhormat jika menyaksikan Kamu mengikuti tradisi Kimono ini.

 

Kunjungi Istana Osaka

 

Kastil Osaka ialah salah satu landmark sangat terkenal di Jepang, dan merupakan simbol Osaka yang sudah berdiri lama walaupun sudah beberapa kali diterjang berbagai macam rintangan.

Awalnya dibangun pada abad ke-16 di Ishiyama Honganji (kuil keagamaan), Kastil Osaka sukses tetap bertahan terlepas dari perang, kebakaran, dan bahkan sambaran petir, berkat proyek-proyek rekonstruksi dan restorasi yang berkelanjutan.

Berjalan ke Kastil Osaka ialah pengalaman yang luar biasa, khususnya di musim gugur saat daun maple yang mempesona menampilkan rona api mereka. Sangat sulit untuk meninggalkan momen tersebut ketika Kamu berada di sana.

Sekarang, kastil tersebut dijadikan sebagai museum, dengan setiap lantai yang ada memamerkan artefak yang menarik, model dan instalasi, yang menyimpan sejarah kastil hingga jenderal samurai paling terkenal, Hideyoshi Toyotomi. Di lantai delapan menawarkan pemandangan Kota Osaka yang indah.

Nikmati Dedaunan Musim Gugur

 

Melihat musim merupakan hal penting ketika Kamu ingin berangkat ke Jepang, dan mayoritas traveler berpergian di musim semi saat bunga sakura bermekaran di mana-mana, meskipun ada argumen yang mengatakan bahwa musim gugur lah yang terbaik.

Kansai memiliki sejumlah dedaunan musim gugur yang sangat menakjubkan di negara ini, dan pada pertengahan Oktober, Kansai dibanjiri dedaunan dengan rona kuning, jeruk, dan merah yang semarak.  Para penikmat dedaunan musim gugur disebut Momijigari, dalam bahasa Jepang yang secara harfiah berarti “perburuan daun musim gugur”. Namun, nuansa pemandangan daun berguguran mulai berubah dari pertengahan Oktober dan sampai pertengahan Desember.

Kota Kobe menawarkan kesempatan menikmati keindahan musim gugur Jepang. Pergilah ke Gunung Rokko untuk naik kereta gantung menuju ke puncak dengan yang estetis dan view hutan yang menakjubkan dari atas, serta pemandangan Osaka dan kota Kobe yang indah.

Masakan Jepang yang Bikin Tergiur

 

Kata Jepang yang dipakai  untuk menggambarkan kebiasaan adat makan di Osaka ialah “Kuidaore”, yang artinya “makan hingga kamu jatuh“.

Orang-orang Osaka familiar terobsesi dengan makanan mereka, dan menurut keterangan dari sebuah pepatah setempat, orang-orang Kyoto membangkrutkan diri mereka dengan pengeluaran berlebihan pada pakaian bagus, sedangkan orang Osaka pada makanan enak.

Meskipun distrik ini familiar dengan makanan laut, udon, dan teppanyaki, satu hidangan yang jangan Kamu lewatkan di Osaka ialah Okonomiyaki. Salah satu hidangan ini merupakan panekuk goreng yang terdiri dari kubis dan adonan. Berbagai macam bahan lainnya ditambahkan ke adonan laksana seperti cumi-cumi, udang, gurita, dan semuanya dibaur bersama.

Salah satu lokasi terbaik untuk dikunjungi di Kansai ialah distrik Dotonbori. Dikemas dengan restoran-restoran di sepanjang jalan raya utama dan tidak sedikit jalan-jalan kecilnya, di sini lah surganya orang-orang menikmati kebiasaan makanan Osaka. Tempat ini diminati banyak orang-orang yang ingin mengisi energi di malam hari.

Satu hidangan yang jangan Kamu lewatkan di Osaka ialah Okonomiyaki!

Universal Studio Jepang

Bagi Kamu yang ABG (atau Kamu yang sudah memiliki anak sendiri), Universal Studio Jepang ialah salah satu lokasi terbaik buat dikunjungi di Kansai. Taman hiburan ini dibagi menjadi sembilan zona yang bertemakan film Universal Studio papan atas, salah satunya yaitu Madagascar. Selain itu, wahana-wahananya yang memeriahkan keceriaan pengunjung. Bagi pecandu adrenalin wajib pergi ke Jurassic Park ‘Flying Dinos.

Mandi di Onsen Jepang

 

Onsen memainkan peran besar dalam kebiasaan Jepang –  Onsen ialah pemandian umum air panas, di mana warga setempat sudah berkumpul hingga berjam-jam guna bersantai, meremajakan dan menghindari suasana hiruk-pikuk perkotaan.

Kamu akan menemukan sumber permandian di masing-masing prefektur Jepang, meskipun Arima Onsen di kota Kobe merupakan Onsen paling terkenal di Jepang. Kota ini memiliki sejarah Onsen yang sudah ada semenjak 1300 tahun lalu, dan dianggap sebagai resor permandian air panas tertua di negara ini.

Ada dua jenis permandian air panas di Arima Onsen. Kinsen (air emas) diwarnai oleh endapan besi dan disebutkan memiliki kekuatan pengobatan yang ajaib, sementara Ginsen yang bening (air perak) berisi radium dan karbonat yang dipercayai dapat menyembuhkan penyakit otot dan persendian. Sejarah menyebutkan jika dulu para Samurai bakal menyembuhkan luka mereka dan bersantai di permandian tersebut seusai peperangan.

Satu masalah yang membuat pengunjung terutama orang barat bingung ialah bahwa Onsen mewajibkan kamu untuk mandi telanjang sepenuhnya (tentunya pria dan wanita dipisahkan), dan terdapat peraturan yang wajib patuhi.

BERIKUT ALTERNATIF JALAN-JALAN HEMAT DI JEPANG!

Ada banyak cara untuk menurunkan biaya dan menghemat uang ketika Kamu sedang wisata di Jepang. Kamu dapat menghemat banyak pada kategori apa pun. Jika Kamu tidak dapat menemukan akomodasi murah, cobalah untuk mencari makan murah dan lezat yang dimakan oleh pekerja Jepang. Jika Kamu sudah membeli kartu pass, coba untuk tinggal di akomodasi yang lebih murah, atau makan dengan harga murah. Lakukan apa yang bisa membuat Kamu menjadi lebih hemat. Berikut adalah beberapa prinsip panduan untuk menghemat uang saat Kamu bepergian ke Jepang:

Kunjungi Tempat-Tempat Wisata Gratis

Dengan museum, kuil, lingkungan bersejarah, dan taman yang tak terhitung jumlahnya, Jepang dipenuhi dengan kesempatan untuk terjun ke dalam budayanya. Banyak taman dan museum nasional Jepang yang gratis.

Buatlah Japan Rail Pass

 

Kereta peluru di Jepang sangatlah mahal dengan ongkos sekali jalan seharga jutaan. Jika Kamu berencana untuk melakukan banyak perjalanan keliling kota, dapatkan Japan Rail Pass yang memungkinkan Kamu bepergian dengan kereta tanpa batas dan akan menghemat banyak uang. Tersedia dalam tiket 7, 14, dan 21 hari. Ingatlah, itu hanya dapat dibeli saat Kamu berada di luar Jepang, jadi pastikan untuk membuat rencana ke depan!

Naik Bus

 

Bus adalah pilihan yang jauh lebih ekonomis daripada kereta. Harganya lebih murah dibandingkan harga naik kereta, tetapi membutuhkan waktu lebih lama. Misalnya, naik kereta peluru dua jam dari Tokyo ke Osaka, naik bus menjadi 10 jam. Kamu bisa mendapatkan Japan Rail Pass tak terbatas seharga JPY 29.100 (IDR 3.700.000) selama 7 hari perjalanan berturut-turut, tetapi cara ini jauh lebih mahal daripada menggunakan bus. Intinya: jika Kamu punya waktu, naik bus saja.

Berbelanja di Toko JPY 100 (IDR 10.000)

Ada banyak toko dengan barang seharga JPY 100 di Jepang seperti makanan siap saji, bahan makanan, botol air, perlengkapan mandi, dan barang-barang rumah tangga. Nama toko berbeda-beda berdasarkan wilayah, jadi tanyakan pada resepsionis hotel / asrama Kamu di mana yang terdekat.

Makan di 7-Eleven

A 7-Eleven, Family Mart, dan toko-toko lainnya memiliki banyak makanan yang telah ditentukan sebelumnya (termasuk sandwich, sup, buah, dan lebih banyak pilihan masakan tradisional Jepang) seharga JPY 125-370 (IDR 15.000 – 45.000) yang membuat pilihan makan siang yang murah. Selain itu, supermarket juga memiliki banyak makanan siap saji dengan harga yang sama.

Masak Makanan-mu Sendiri

Beberapa asrama memiliki dapur tempat Kamu untuk bisa memasak dan bisa memangkas biaya makanan Kamu menjadi kurang lebih JPY 745 (IDR 90.000) per hari. Menggabunggkan cara ini dengan berbelanja di toko JPY 100 akan secara drastis memotong biaya makanan Kamu.

Makan Kari, Ramen, dan Donburi

 

Saya pada dasarnya hidup dari tiga makanan ini selama tiga minggu Saya di Jepang. Mangkuk kari semurah JPY 370 (IDR 40.000) per piring. Donburi, mangkuk daging dan nasi, harganya sekitar JPY 500-620 (IDR 60.000 – 80.000). Ramen tidak pernah lebih dari JPY 870 (IDR 100.000). Ini adalah cara terbaik untuk makan murah, mengisi makanan saat berada di Jepang.

Beli Makanan di Malam Hari

 

Setelah jam 8 malam, supermarket mendiskon makanan segar karena mereka harus menyingkirkannya (berdasarkan hukum). Jika Kamu membeli makanan setelah jam 8 malam, Kamu bisa menghemat hingga 50% untuk semua yang masih segar.

Hitchhike

 

Jepang adalah salah satu negara teraman di dunia, dan banyak penduduk lokal yang cukup penasaran untuk menjemput pengunjung asing. Menumpang memang tidak benar-benar dilakukan oleh penduduk setempat, jadi Kamu akan terlihat sebagai turis dan meningkatkan peluang Kamu untuk menemukan tumpangan.